Ramadan 1448 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2027. Untuk mengetahui jadwal versi Muhammadiyah secara pasti, masyarakat perlu merujuk kalender dan maklumat resmi organisasi tersebut karena penetapan awal bulan mengikuti Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
indonesiancore – Meskipun tahun 2026 belum berakhir, pencarian mengenai jadwal puasa Ramadan 2027 mulai menarik perhatian. Salah satu yang banyak dicari adalah kapan 1 Ramadan 1448 H menurut Muhammadiyah.
Secara kalender, Ramadan 1448 H diperkirakan jatuh pada Februari 2027. Sejumlah kalender Hijriah internasional menempatkan awal Ramadan sekitar Senin, 8 Februari 2027, tetapi tanggal tersebut sebaiknya dipahami sebagai perkiraan kalender sampai terdapat rujukan resmi Muhammadiyah yang secara khusus menetapkan tanggal awal Ramadan 1448 H.
Hal ini penting karena jadwal puasa Muhammadiyah tidak seharusnya ditentukan hanya berdasarkan kalender umum yang beredar di internet. Masyarakat perlu melihat keputusan atau kalender resmi Muhammadiyah agar tidak keliru menyebut tanggal sebagai keputusan organisasi.
Muhammadiyah Menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal
Ada perkembangan penting dalam metode penanggalan Muhammadiyah. Organisasi tersebut mulai menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai rujukan penanggalan Hijriah.
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menjelaskan KHGT mulai diberlakukan secara resmi pada 1 Muharram 1447 H atau 26 Juni 2025. Kalender ini menggunakan prinsip satu hari satu tanggal secara global sehingga penanggalan Hijriah diarahkan memiliki keseragaman dalam cakupan dunia.
Perubahan tersebut penting dipahami karena masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun sangat familiar dengan istilah hisab hakiki wujudul hilal ketika membicarakan penetapan awal Ramadan Muhammadiyah.
Dengan penggunaan KHGT, konteks penentuan kalender Muhammadiyah sekarang mengalami perkembangan. Karena itu, informasi mengenai Ramadan 2027 perlu merujuk pada kalender resmi terbaru, bukan sekadar menggunakan pola penetapan dari tahun-tahun sebelumnya.
Perkiraan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027
Jika mengacu pada perhitungan kalender Hijriah yang beredar secara internasional, 1 Ramadan 1448 H diperkirakan bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027.
Artinya, apabila tanggal tersebut sesuai dengan kalender resmi yang nantinya menjadi rujukan Muhammadiyah, umat Islam mulai melaksanakan salat Tarawih pada Minggu malam, 7 Februari 2027, kemudian menjalankan puasa pertama pada Senin pagi.
Namun, ada catatan penting.
Tanggal 8 Februari 2027 jangan langsung disebut sebagai keputusan final Muhammadiyah apabila belum merujuk maklumat atau kalender resmi Muhammadiyah untuk Ramadan 1448 H. Perbedaan satu hari tetap mungkin muncul antara berbagai sistem kalender dan metode penentuan awal bulan Hijriah.
Karena itu, masyarakat yang membutuhkan jadwal untuk kepentingan perjalanan, cuti, kegiatan sekolah, atau acara keluarga dapat menggunakan tanggal tersebut sebagai early reference, tetapi tetap perlu memeriksa pengumuman resmi mendekati Ramadan.
Ramadan 2027 Datang Lebih Awal dari Tahun Sebelumnya
Kalender Hijriah memiliki jumlah hari yang lebih sedikit dibandingkan kalender Masehi.
Satu tahun Hijriah berlangsung sekitar 354 atau 355 hari, sedangkan kalender Masehi memiliki sekitar 365 atau 366 hari. Perbedaan tersebut menyebabkan Ramadan bergeser sekitar 10 hingga 11 hari lebih awal setiap tahunnya dalam kalender Masehi.
Itulah sebabnya Ramadan terus bergerak melewati berbagai musim.
Jika Ramadan 1447 H berlangsung sekitar Februari hingga Maret 2026, maka Ramadan 1448 H bergeser semakin ke awal Februari 2027.
Pergeseran tersebut akan terus berlangsung. Dalam beberapa tahun berikutnya, awal Ramadan akan semakin mendekati Januari.
Perkiraan Jadwal Ramadan 1448 H

Apabila awal Ramadan jatuh pada 8 Februari 2027, masyarakat dapat membuat gambaran kasar mengenai perjalanan bulan puasa.
Hari pertama Ramadan akan berlangsung pada Senin, 8 Februari 2027. Memasuki pertengahan bulan, 15 Ramadan diperkirakan berada sekitar Senin, 22 Februari 2027.
Sepuluh malam terakhir Ramadan kemudian mulai berlangsung sekitar akhir Februari hingga awal Maret 2027.
Periode tersebut menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan umat Islam karena terdapat malam Lailatul Qadar. Umat Muslim biasanya meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir, khususnya malam-malam ganjil.
Namun, tanggal-tanggal tersebut tetap mengikuti penetapan awal Ramadan. Jika awal bulan berbeda satu hari, seluruh konversi tanggal berikutnya tentu ikut bergeser.
Kapan Idul Fitri 2027 Muhammadiyah?
Pertanyaan mengenai jadwal puasa biasanya langsung disusul satu pertanyaan lain: kapan Lebaran 2027?
Jika Ramadan 1448 H dimulai sekitar 8 Februari 2027 dan berlangsung 29 atau 30 hari, maka 1 Syawal 1448 H diperkirakan berada sekitar 9–10 Maret 2027.
Namun, sama seperti penentuan awal Ramadan, tanggal Idul Fitri versi Muhammadiyah sebaiknya menunggu kalender atau pengumuman resmi Muhammadiyah.
Hal ini terutama penting bagi masyarakat yang ingin merencanakan mudik.
Tiket pesawat, kereta api, bus, dan akomodasi biasanya mulai diburu jauh sebelum Lebaran. Mengetahui perkiraan tanggal memang membantu untuk planning, tetapi masyarakat tetap perlu membedakan antara perkiraan astronomis dan tanggal resmi organisasi.
Selain jadwal Muhammadiyah, masyarakat Indonesia biasanya menunggu keputusan pemerintah mengenai awal Ramadan dan Idul Fitri.
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah melalui mekanisme yang melibatkan data hisab serta hasil pemantauan hilal atau rukyatulhilal. Hasilnya kemudian dibahas dalam Sidang Isbat.
Karena metode dan kriteria yang digunakan tidak sepenuhnya sama, kemungkinan adanya perbedaan tanggal tetap perlu diperhitungkan.
Namun, perbedaan awal Ramadan maupun Idul Fitri bukan sesuatu yang baru di Indonesia.
Masyarakat sudah beberapa kali mengalami situasi ketika Muhammadiyah memulai puasa atau merayakan Idul Fitri pada tanggal berbeda dengan keputusan pemerintah.
Yang terpenting adalah menghormati pilihan masing-masing dan menggunakan rujukan resmi, bukan informasi random yang beredar melalui media sosial.
Menjelang Ramadan, biasanya banyak poster jadwal puasa beredar melalui WhatsApp, Facebook, TikTok, dan Instagram.
Desainnya terkadang terlihat sangat official. Ada kalender lengkap, logo organisasi, bahkan tanggal awal puasa dan Lebaran.
Namun, tampilan profesional tidak menjamin informasi tersebut benar.
Masyarakat perlu mengecek siapa yang menerbitkan kalender tersebut. Apabila sebuah poster mengklaim sebagai jadwal Ramadan Muhammadiyah, informasi idealnya dapat diverifikasi melalui kanal resmi Muhammadiyah atau Majelis Tarjih dan Tajdid.
Hal yang sama berlaku untuk jadwal pemerintah. Rujukan utamanya tetap Kementerian Agama.
Cara sederhana ini penting karena informasi mengenai tanggal keagamaan sangat mudah menjadi viral, bahkan ketika sumber awalnya tidak jelas.
Jadwal Imsakiyah Berbeda di Setiap Daerah
Selain tanggal awal Ramadan, masyarakat juga perlu membedakan jadwal Ramadan dengan jadwal imsakiyah.
Tanggal 1 Ramadan berlaku berdasarkan kalender yang digunakan, tetapi waktu Subuh, Magrib, dan waktu salat lainnya berbeda menurut lokasi geografis.
Jadwal imsakiyah Jakarta tentunya tidak bisa langsung digunakan untuk Surabaya, Medan, Makassar, Jayapura, maupun kota lainnya.
Bahkan dua daerah yang masih berada dalam satu zona waktu dapat memiliki waktu azan Magrib yang berbeda beberapa menit.
Karena itu, ketika Ramadan 2027 semakin dekat, masyarakat sebaiknya menggunakan jadwal imsakiyah berdasarkan kabupaten atau kota masing-masing.
Jadwal tersebut biasanya tersedia melalui kanal resmi Muhammadiyah maupun layanan pemerintah.
Meskipun masih beberapa bulan lagi, mengetahui perkiraan Ramadan 2027 cukup useful untuk perencanaan.
Bagi pekerja, informasi tersebut dapat menjadi referensi untuk mengatur agenda kerja dan rencana cuti Lebaran. Bagi sekolah dan lembaga pendidikan, kalender Ramadan dapat digunakan untuk mempersiapkan kegiatan belajar dan agenda keagamaan.
Pelaku usaha juga biasanya membutuhkan planning lebih awal.
Bisnis makanan, pakaian, transportasi, pariwisata, hingga e-commerce mengalami perubahan pola permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Karena itu, kalender Ramadan memiliki dampak yang jauh melampaui aktivitas keagamaan.
Sementara bagi keluarga yang berencana mudik, mengetahui perkiraan Lebaran sejak jauh hari dapat membantu memperkirakan waktu perjalanan dan kebutuhan biaya.
Catat Perkiraan Puasa Ramadan 2027
Untuk sementara, awal Ramadan 1448 H diperkirakan berada sekitar Senin, 8 Februari 2027. Dengan perkiraan tersebut, Idul Fitri 1448 H kemungkinan berlangsung sekitar 9–10 Maret 2027, bergantung pada jumlah hari Ramadan dan kalender yang menjadi rujukan.
Namun, masyarakat Muhammadiyah sebaiknya tetap menunggu dan memeriksa kalender atau maklumat resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai Ramadan dan Syawal 1448 H.
Hal tersebut menjadi semakin penting setelah Muhammadiyah menerapkan Kalender Hijriah Global Tunggal.
Jadi, tanggal yang beredar saat ini dapat digunakan untuk planning awal, tetapi jangan buru-buru menganggap seluruh tanggal tersebut sebagai keputusan final Muhammadiyah.
Semakin mendekati Ramadan 2027, informasi resmi akan menjadi rujukan paling aman untuk menentukan kapan mulai puasa, kapan malam pertama Tarawih, serta kapan Idul Fitri 1448 H dirayakan.
Referensi
Muhammadiyah. Informasi resmi organisasi, kalender Hijriah, dan keputusan terkait awal bulan Hijriah.
https://muhammadiyah.or.id/
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Informasi dan kajian mengenai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) serta penerapannya di lingkungan Muhammadiyah.
https://tarjih.or.id/
Kementerian Agama Republik Indonesia. Informasi kalender Hijriah, Sidang Isbat, dan penetapan awal Ramadan serta Idul Fitri.
https://kemenag.go.id/
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Informasi astronomi dan kajian mengenai kalender Hijriah serta posisi Bulan.
https://www.brin.go.id/





